
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah memperingati Hari Zakat Nasional yang jatuh pada Selasa, 17 Maret 2026 atau 17 Ramadan 1447 H, dengan menggelar aksi borong UMKM lansia, tebar 500 takjil, dan distribusi mushaf di dua titik strategis Kota Tarakan, yakni Pelabuhan SDF dan perempatan lampu merah THM. Kegiatan ini turut melibatkan volunteer Almarhamah dan mahasiswa BEM Universitas Borneo Tarakan dalam proses penyaluran di lapangan.
Sejak sore hari, tim telah bersiap di dua lokasi pembagian. Di Pelabuhan SDF, ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jasa pelabuhan, sopir, serta masyarakat yang tengah bersiap berbuka puasa. Sementara di perempatan THM, pembagian dilakukan kepada pengendara yang melintas menjelang waktu Maghrib. Antusiasme masyarakat terlihat dari respons positif dan ucapan terima kasih yang disampaikan secara langsung.
Mahasiswa UBT membagikan takjil untuk pengendara motor di lampu merah THM
Takjil yang dibagikan berasal dari hasil borong dagangan dua lansia binaan Almarhamah, yakni Nenek Jufriati dan Nenek Bolong. Seluruh dagangan mereka dibeli sebagai bentuk dukungan terhadap usaha kecil yang menjadi sumber penghidupan di usia senja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif.
Selain pembagian takjil, mushaf Al-Qur’an turut didistribusikan kepada masyarakat sebagai penguatan literasi keislaman di bulan Ramadan. Beberapa penerima tampak terharu saat menerima mushaf secara langsung di lokasi pembagian.
Volunteer almarhamah membagikan alqur'an di pelabuhan SDF
Ketua BEM Universitas Borneo Tarakan, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga.
“Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Gerakan sosial harus dilakukan bersama agar dampaknya lebih luas,” ujarnya.
Perwakilan Almarhamah, Bang Abdun, menegaskan bahwa momentum Hari Zakat Nasional harus dimaknai sebagai penguatan peran zakat dalam kehidupan sosial.
“Kami ingin zakat benar-benar menghadirkan manfaat nyata, baik dalam aspek ekonomi maupun spiritual,” katanya.
Keterlibatan volunteer dan mahasiswa memperlancar proses distribusi di dua titik tersebut. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan hingga menjelang waktu berbuka.
Melalui momentum ini, Almarhamah mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, dan lembaga untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan program-program kebermanfaatan. Sinergi yang terbangun diyakini mampu memperluas dampak sosial dan menghadirkan perubahan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.
















