
ALMARHAMAHINDONESIA.COM — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Yayasan Almarhamah Indonesia kembali menghadirkan program Dai Ramadan sebagai bagian dari upaya memperkuat dakwah dan pembinaan umat. Tahun ini, Almarhamah menerima dua santri dari Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Tarakan yang akan mengabdi selama 20 hari di lingkungan Almarhamah.
Program pengabdian ini dirancang dengan konsep rolling harian, di mana setiap harinya dua santri akan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan dakwah dan pendidikan. Pola ini akan berlangsung secara berkesinambungan hingga menjelang hari ke-20 Ramadan, sehingga kebermanfaatan dakwah dapat dirasakan secara konsisten oleh para penerima manfaat di Almarhamah.
Dai Ramadan merupakan salah satu program unggulan Almarhamah Indonesia yang bertujuan untuk menghadirkan generasi muda yang siap berdakwah dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Kehadiran para santri diharapkan dapat menjadi penguat suasana Ramadan, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pembinaan keislaman di lingkungan Almarhamah.
Pengenalan culture almarhamah
Selama masa pengabdian, para santri akan menjalankan berbagai agenda dakwah dan pendidikan. Di antaranya adalah menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit), menjadi imam salat tarawih, serta mengajar di TPQ Almarhamah. Kegiatan ini menjadi sarana bagi santri untuk mengamalkan ilmu yang telah mereka pelajari sekaligus membimbing para santri TPQ dan masyarakat sekitar.
Tidak hanya berfokus pada dakwah, program ini juga memberikan kesempatan bagi para santri untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan yang lebih luas. Mereka akan berinteraksi langsung dengan anak-anak, lansia, dan penerima manfaat lainnya, sehingga terbangun hubungan yang hangat dan penuh nilai keislaman.
Selain memberikan ilmu, para santri juga akan mendapatkan pengalaman berharga dalam kegiatan sosial. Mereka akan dilibatkan dalam aktivitas sosial kemanusiaan, pembinaan karakter, serta penguatan keterampilan dakwah dan komunikasi. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk dai yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Program Dai Ramadan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Almarhamah Indonesia dan Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Tarakan dalam mencetak generasi dai yang siap mengabdi untuk umat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan pembelajaran sekaligus ladang amal bagi para santri dalam mengamalkan nilai-nilai Islam secara nyata.
Melalui program ini, Almarhamah Indonesia berharap kehadiran para santri dapat memberikan dampak positif, baik bagi penerima manfaat maupun bagi para santri itu sendiri. Semangat dakwah, kepedulian sosial, serta penguatan nilai ibadah diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan kebaikan di bulan suci Ramadan, sehingga Ramadan menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan bagi semua pihak. (*)















