13 April 2026 10:29 am

Berdamai dengan Masa Lalu: Menata Hati Lewat Maaf di Halal bi Halal.

Berdamai dengan Masa Lalu: Menata Hati Lewat Maaf di Halal bi Halal.
almarhamahindonesia.com – Nuansa kebersamaan dan kekhidmatan menyelimuti acara Halal bi Halal yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Borneo Tarakan (UBT) baru-baru ini. Agenda yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Borneo Tarakan, seluruh Ormawa Fakultas Ilmu Kesehatan UBT dan anggota BEM ini menghadirkan suasana yang berbeda melalui materi reflektif yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Surya dari Yayasan Almarhamah.

Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh mahasiswa kesehatan untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk duniawi dan masuk ke dalam ruang kontemplasi spiritual guna memperbaiki hubungan, baik dengan sesama manusia maupun dengan Sang Pencipta. Fokus utama yang disampaikan adalah mengenai pentingnya menjaga kebersihan hati sebagai fondasi bagi seorang pejuang kemanusiaan di masa depan.

Ustadz Yusuf Surya : Pemateri dalam Halal bi Halal
Ustadz Yusuf Surya : Pemateri dalam Halal bi Halal
Ustadz Yusuf Surya menjelaskan bahwa momen Halal bi Halal harus dijadikan sebagai sarana pembersihan jiwa dari penyakit hati seperti dendam, amarah, dan kekecewaan. Beliau memaparkan bahwa memaafkan adalah bentuk tertinggi dari kasih sayang kepada diri sendiri agar jiwa tidak lagi terbelenggu oleh rasa sakit masa lalu. Dalam pandangan Islam, kelapangan hati untuk memaafkan memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Beliau kemudian mengisahkan sebuah kisah tentang seseorang yang dijamin masuk surga. Ternyata, rahasia di balik jaminan surga tersebut bukanlah karena jumlah rakaat shalat malam yang ribuan atau puasa yang tiada henti, melainkan karena keistiqomahannya dalam membersihkan hati. Sebelum memejamkan mata untuk tidur, pemuda tersebut senantiasa mendoakan dan memaafkan setiap orang yang pernah menyakiti atau mendzaliminya, sehingga ia tidur dalam keadaan hati yang tidak menyimpan setitik pun kebencian.

Selain itu, Ustadz Yusuf Surya menekankan pentingnya konsep "Shift" dalam kehidupan mahasiswa, di mana setiap sandaran harapan harus dikembalikan hanya kepada Allah SWT. Dengan menjadikan ridha Allah sebagai satu-satunya tujuan, maka fenomena kejenuhan (burnout) atau patah hati karena ekspektasi duniawi dapat teratasi dengan iman yang kokoh.

Di akhir penyampaiannya, beliau berpesan agar para mahasiswa FIKES UBT senantiasa menjaga lisan dan hati dalam berinteraksi, karena dari hati yang tenanglah akan lahir pelayanan kesehatan yang tulus dan penuh empati. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antar mahasiswa yang dilandasi oleh ukhuwah islamiyah dan semangat pengabdian yang lurus untuk menjadi pribadi yang lebih bijaksana dalam menghadapi setiap dinamika kehidupan di masa mendatang.
Blog Post Lainnya
Cari
KATEGORI
Terbaru
-
Tidak Tersedia
Kafarat
-
Tidak Tersedia
Wakaf Setara Kopi
-
Tidak Tersedia
Pesantren Lansia
-
Tidak Tersedia
Wakaf Sumur
-
Tidak Tersedia
Sedekah Beras
-
Tidak Tersedia
Fidyah
-
Tidak Tersedia
Patungan Ambulans
-
Tidak Tersedia
Sedekah Asrama Lansia
`Lihat Lagi
-
Tentang Kami
Yayasan Almarhamah adalah lembaga filantropi yang berada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Bergerak di bidang sosial, dakwah, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan dan pemberdayaan.

Alamat
almarhamahindonesia@gmail.com
Almarhamah Indonesia, Jl. Yos Sudarso, Jembatan Besi RT. 11 No. 60 Tarakan - Kalimantan Utara
Media Sosial
Izin Legalitas
Akte Notaris No. 05 Notaris Reza Ramadona, S.H.,M.Kn Tanggal 24 November 2022

SK Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa
No. Reg 067/SK/MPZ-DD/IV/2023 untuk MITRA PENGELOLA ZAKAT ALMARHAMAH



-
almarhamahindonesia.Inc