
almarhamahindonesia.com - Hangatnya KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah) tidak berhenti ketika materi kajian selesai. Pada Ahad, 6 September 2026, para lansia, ibu-ibu, dan santri TPQ yang mengikuti kajian rutin bulanan di Almarhamah mendapatkan Nasi Berkah sebagai bagian dari penutup kegiatan. Penyaluran makanan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang melengkapi rangkaian kajian sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi jamaah.
Nasi Berkah dibagikan setelah jamaah mengikuti rangkaian kegiatan KISAH sejak pagi. Pembagian dilakukan sebagai bagian dari program sosial Almarhamah yang berupaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat dan jamaah yang hadir.
Superteam Almarhamah sedang menyiapkan nasi berkah
KISAH sendiri menjadi agenda rutin bulanan yang mempertemukan jamaah dari berbagai kalangan. Para lansia, ibu-ibu, hingga santri TPQ hadir bersama dalam satu ruang untuk mengikuti kajian dan mempererat silaturahmi.
Pada kesempatan tersebut, jamaah mendapatkan materi yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Syamsuddin Arfah, M.Si., Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Materi kajian mengangkat kisah-kisah para nabi dan sahabat untuk bersama-sama ditadabburi serta diambil hikmahnya.
Pesan dari kisah-kisah tersebut diarahkan agar tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat menjadi pelajaran yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi yang sederhana membuat jamaah lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.
Kehadiran Nasi Berkah kemudian memberikan warna tersendiri pada akhir kegiatan. Jamaah menerima makanan setelah mengikuti kajian, sehingga kebersamaan yang terbangun sejak pagi berlanjut hingga momen berbagi. Suasana kegiatan pun berlangsung dengan penuh kebahagiaan.
pembagian nasi berkah untuk jamaah KISAH
Perwakilan Almarhamah, Yusuf Surya, menyampaikan bahwa penyaluran Nasi Berkah menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dihadirkan bersamaan dengan kegiatan pembinaan.
“Kami berharap Nasi Berkah ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kebahagiaan jamaah setelah mengikuti KISAH,” ungkapnya.
Penyaluran Nasi Berkah dalam KISAH menunjukkan bahwa sebuah kegiatan keagamaan dapat sekaligus menjadi ruang berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Dari kajian yang memberikan bekal ilmu hingga makanan yang dapat dinikmati bersama, setiap rangkaian kegiatan diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata.
Almarhamah terus membuka kesempatan kolaborasi bersama komunitas, lembaga, kampus, perusahaan, maupun masyarakat umum untuk memperluas program Nasi Berkah dan berbagai program sosial lainnya. Dengan semangat berbagi, semakin banyak pihak dapat mengambil bagian dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.














