
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah menggelar sosialisasi qurban di SMAN 2 Tarakan pada Rabu, 29 April 2026, dengan menyasar siswa kelas 10 dan 11. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan program qurban sekaligus mengajak generasi muda berpartisipasi dalam aksi berbagi melalui cara yang sederhana dan mudah dijangkau oleh kalangan pelajar.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak guru untuk mendapatkan arahan terkait pembagian kelas yang akan dikunjungi. Hal ini dilakukan agar proses sosialisasi dapat berjalan efektif, tertib, dan mampu menjangkau seluruh peserta secara merata.
Penyampaian dan pengenalan program Qurban Almarhamah
Tim Almarhamah kemudian bergerak ke masing-masing kelas untuk menyampaikan materi secara langsung. Dalam penyampaiannya, dijelaskan tentang makna qurban, nilai kepedulian sosial, serta dampak nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat.
Respons siswa terlihat aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka menyimak materi dengan baik, bahkan beberapa di antaranya mulai memahami bahwa kontribusi tidak harus menunggu besar, tetapi bisa dimulai dari hal kecil.
Menariknya, setelah sesi sosialisasi, sejumlah siswa langsung menyatakan keinginan untuk berpartisipasi. Banyak di antaranya memilih berdonasi melalui sebagian uang jajan mereka sebagai bentuk kontribusi nyata yang sederhana namun bermakna.
Perwakilan Almarhamah, Riska Rahimawati, menyampaikan bahwa partisipasi siswa menjadi indikator penting dalam kegiatan ini.
“Kami melihat semangat berbagi dari para siswa. Meskipun sederhana, kontribusi dari uang jajan mereka menunjukkan kepedulian yang luar biasa dan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan berbagi,” ujarnya.
Penyerahan sertifikat dari Almarhamah
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi serta dukungan dari pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi kegiatan edukatif ini.
Melalui kegiatan ini, Almarhamah berharap kesadaran berbagi dapat terus tumbuh di kalangan pelajar. Edukasi seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang peduli, empati, dan siap terlibat dalam kegiatan sosial. Ke depan, program serupa akan terus dikembangkan dengan menjangkau lebih banyak sekolah serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam menghadirkan program kebaikan yang berkelanjutan.
















