
Banyak orang begitu bersemangat beribadah menjelang Idul Adha. Namun setelah hari raya usai, semangat itu perlahan memudar. Padahal, bulan Dzulhijjah masih terus berjalan dan peluang meraih pahala tetap terbuka lebar.
Sobat Minha, Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia yang Allah istimewakan. Karena itu, jangan biarkan momentum kebaikan berhenti hanya karena Idul Adha telah berlalu.
Amalan yang Bisa Dilanjutkan Setelah Idul Adha
1. Perbanyak Dzikir dan Takbir
Hari-hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah) merupakan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah. Biasakan mengucapkan:
- Subhanallah
- Alhamdulillah
- Allahu Akbar
- Laa ilaaha illallah
Dzikir yang ringan di lisan ini menjadi amalan yang besar pahalanya di sisi Allah.
2. Jaga Shalat Tepat Waktu
Shalat adalah amalan utama yang paling dicintai Allah. Jangan sampai semangat ibadah yang sudah terbangun selama Dzulhijjah justru menurun setelah Idul Adha.
3. Dekat dengan Al-Qur'an
Luangkan waktu setiap hari untuk membaca, menghafal, atau memahami makna Al-Qur'an. Sedikit tetapi rutin jauh lebih baik daripada banyak namun hanya sesekali.
4. Perbanyak Sedekah dan Berbagi
Kebaikan tidak harus menunggu momen tertentu. Berbagi kepada yatim, dhuafa, lansia, maupun masyarakat yang membutuhkan adalah amalan yang terus mendatangkan keberkahan.
5. Jadikan Dzulhijjah Awal Perubahan
Gunakan bulan ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Perbaiki akhlak, jaga lisan, kurangi maksiat, dan terus tingkatkan ilmu serta ibadah.
Sobat Minha, yang paling penting bukanlah seberapa besar amal yang kita lakukan, tetapi seberapa istiqamah kita menjaganya. Jangan biarkan semangat beribadah berhenti setelah Idul Adha. Teruslah menebar manfaat dan memperbanyak amal saleh selama kesempatan masih Allah berikan.
Mari lanjutkan kebaikan bersama Almarhamah. Melalui program sosial, pendidikan, dakwah, kemanusiaan, dan pemberdayaan, Sobat Minha dapat ikut menghadirkan manfaat bagi yatim, dhuafa, dan lansia yang membutuhkan. Semoga setiap langkah kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat. Aamiin. (*)














