
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah menggelar Kajian Muslimah dalam rangka Program Ramadan pada Ahad sore, 1 Maret 2026, di lingkungan Almarhamah. Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu ini menghadirkan materi bertajuk “Lisan Ibu, Penentu Masa Depan Anak” sebagai tema utama pembinaan di awal Ramadan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi dan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti pengecekan tekanan darah. Pemeriksaan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi fisik jamaah sebelum mengikuti sesi pembinaan rohani.
Acara kemudian dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan perkenalan dai Ramadan yang akan membersamai program selama bulan suci. Momentum ini menjadi awal terbangunnya kedekatan antara dai dan ibu-ibu yang hadir.
Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama melakukan murojaah surah-surah pendek. Lantunan ayat Al-Qur’an yang dibaca serentak menghadirkan ketenangan dan memperkuat semangat ibadah di penghujung sore.
Agar suasana tetap segar, disisipkan sesi ice breaking ringan yang membuat ibu-ibu lebih rileks dan antusias. Interaksi hangat tersebut membangun keakraban sekaligus menjaga fokus sebelum memasuki materi utama.
Dai Ramadan Almarhamah Ustadz Dafa Maulana
Dalam penyampaian materi bertema “Lisan Ibu, Penentu Masa Depan Anak”, dai Ramadan, Dafa Maulana, menekankan pentingnya menjaga ucapan dalam mendidik anak. Menurutnya, doa, nasihat, maupun kata-kata yang diucapkan seorang ibu memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak.
“Apa yang keluar dari lisan seorang ibu bisa menjadi doa atau sebaliknya. Karena itu, Ramadan menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki cara kita berbicara kepada anak,” ujarnya.
Perwakilan Almarhamah, Yusuf Surya, turut menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih karena relevan dengan peran strategis ibu dalam keluarga.
“Kami berharap kajian ini menjadi penguat bagi para ibu untuk semakin bijak dalam bertutur kata dan mendidik anak dengan kasih sayang,” ungkapnya.
Pembagian Family Support dan Nasi Berkah
Setelah penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian family support dan nasi berkah. Pembagian ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus penutup rangkaian kajian sore itu. Yayasan Almarhamah berharap Kajian Muslimah Ramadan dapat terus berlangsung sepanjang bulan suci sebagai ruang belajar, refleksi, dan saling menguatkan antar sesama ibu.
















