
almarhamahindonesia.com — Peluncuran Sekolah Lansia NURANI S1, S2, dan S3 dalam rangkaian Gerakan Lansia Berdaya di Gedung Asrama Haji, Kamis (2/7/2026), tidak hanya menjadi momentum dimulainya pendidikan sepanjang hayat bagi lansia, tetapi juga menjadi ajang penyampaian visi besar Almarhamah Indonesia dalam membangun ekosistem yang lebih ramah terhadap kelompok lanjut usia. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan perwakilan Yayasan Almarhamah yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memuliakan lansia. Informasi mengenai latar belakang program, tantangan lansia, hingga ajakan kolaborasi menjadi bagian utama materi yang ditampilkan.
Dalam sambutannya, perwakilan Almarhamah, Abdun Nuur Razaqi, menjelaskan bahwa saat ini Indonesia tengah memasuki era ageing population, di mana jumlah penduduk lanjut usia terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menghadirkan program yang mampu menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, produktif, bahagia, dan bermartabat. Data mengenai perkembangan jumlah lansia di Indonesia serta Kalimantan Utara turut ditampilkan sebagai dasar lahirnya Sekolah Lansia NURANI.
Sambutan dari perwakila almarhamah : Abdun Nuur Razaqi
Tidak hanya menyampaikan data, Almarhamah juga memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi lansia, mulai dari masalah kesehatan, kesepian, keterbatasan ruang belajar, hingga menurunnya produktivitas. Menurut Almarhamah, lansia bukanlah beban masyarakat, melainkan gudang pengalaman, sumber kebijaksanaan, dan aset bangsa yang harus terus diberdayakan melalui pendidikan sepanjang hayat.
Suasana peluncuran semakin berkesan ketika ditayangkan video berisi ucapan selamat dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sahabat Almarhamah dari India dan Turki. Tayangan tersebut menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap lansia merupakan isu kemanusiaan yang mendapat perhatian lintas negara. Dukungan tersebut disambut hangat oleh seluruh tamu undangan dan menjadi penyemangat bagi Almarhamah untuk terus mengembangkan program-program pemberdayaan lansia.
Perwakilan Almarhamah juga menyampaikan bahwa sebagian besar penggerak yayasan merupakan anak-anak muda yang memilih terlibat dalam gerakan sosial demi menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semangat generasi muda inilah yang menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan inovasi, termasuk lahirnya Sekolah Lansia NURANI sebagai ruang belajar, ruang bertumbuh, ruang berbagi pengalaman, dan ruang berkarya bagi para lansia.
"Kami percaya bahwa memuliakan lansia bukan hanya tanggung jawab keluarga atau pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena kita adalah mereka di kemudian hari," disampaikan dalam sambutan sebagai pesan utama Gerakan Lansia Berdaya.
Potrait kebahagiaan lansia bersama anak muda almarhamah
Melalui peluncuran ini, Almarhamah berharap semakin banyak pihak yang menyadari pentingnya membangun lingkungan yang mendukung para lansia untuk tetap aktif, sehat, dan memiliki peran di tengah masyarakat. Sekolah Lansia NURANI dihadirkan sebagai wujud nyata pendidikan sepanjang hayat yang mengintegrasikan pembinaan spiritual, kesehatan, sosial, keluarga, pemberdayaan ekonomi, kesehatan mental, dan peningkatan kualitas hidup.
Almarhamah Indonesia mengajak pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, tenaga kesehatan, dan seluruh lapisan masyarakat untuk berkolaborasi dalam Gerakan Lansia Berdaya. Bersama, mari membangun ekosistem yang lebih ramah lansia dan memastikan setiap orang dapat menikmati masa senja yang sehat, mandiri, produktif, bahagia, dan bermartabat, karena "Kita Adalah Mereka di Kemudian Hari."















