
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah Indonesia melalui pilar Program Pendidikan menjalin kolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kelompok 35 dalam mendukung penguatan literasi masyarakat di Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor. Kolaborasi yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, tersebut diwujudkan melalui penyaluran buku-buku bacaan untuk mendukung program pojok baca yang akan dihadirkan di lokasi KKN.
Kerja sama ini menjadi bentuk dukungan Almarhamah terhadap inisiatif mahasiswa KKN yang berupaya meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di wilayah pelosok. Buku-buku yang disalurkan nantinya akan menjadi koleksi awal pojok baca yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai sarana belajar dan menambah wawasan.
Rancangan kolaborasi literasi Almarhamah bersama KKN UBT Kelompok 35 Bumi Rahayu
Program pojok baca yang digagas mahasiswa KKN UBT Kelompok 35 dinilai sejalan dengan komitmen Almarhamah dalam bidang pendidikan. Selama ini, Almarhamah terus mendorong berbagai program literasi sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang gemar membaca dan memiliki akses terhadap sumber-sumber pengetahuan.
Perwakilan Almarhamah, Yusuf Surya, menyampaikan bahwa literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap program-program yang membuka akses membaca di daerah pelosok menjadi langkah yang perlu terus diperkuat.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin turut berkontribusi menghadirkan akses bacaan yang lebih luas bagi anak-anak dan masyarakat. Kami percaya bahwa buku adalah jendela untuk melihat dunia yang lebih luas,” ujarnya.
Mahasiswa KKN UBT Kelompok 35 sendiri akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Bumi Rahayu, Tanjung Selor. Kehadiran pojok baca diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mudah diakses oleh anak-anak dan remaja selama maupun setelah program KKN berlangsung.
Selain menyediakan bahan bacaan, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca di lingkungan masyarakat. Dengan semakin banyak anak yang akrab dengan buku, peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan wawasan generasi muda pun menjadi lebih besar.
Kolaborasi antara lembaga sosial dan mahasiswa ini menjadi contoh bagaimana sinergi dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan berupa buku, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi tumbuhnya budaya literasi di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.
Melalui program ini, Almarhamah berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan literasi dan pendidikan masyarakat. Sebab, membangun budaya membaca bukan hanya tugas sekolah atau pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama untuk menciptakan generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan siap menghadapi masa depan.















