
almarhamahindonesia.com - Ada satu hal sederhana yang kerap luput diperhatikan dalam keseharian lansia: risiko terjatuh. Hal tersebut menjadi perhatian dalam penyuluhan kesehatan yang digelar di Almarhamah pada Jumat, 4 September 2026, saat Kak Nurul Suhada, siswi SMK Kesehatan Kaltara, menyampaikan materi bertema “Risiko Jatuh pada Lansia”. Kegiatan ini menjadi penyuluhan kesehatan terakhir yang dilaksanakan para siswi selama masa PKL mereka di Almarhamah.
Penyuluhan diikuti oleh banyak lansia binaan Almarhamah. Materi disampaikan dengan suasana yang santai dan tenang, sehingga lansia dapat mengikuti penjelasan tanpa merasa sedang berada dalam kegiatan yang terlalu formal.
Kak Nurul Suhada menjelaskan bahaya jatuh pada lansia
Kak Nurul juga menggunakan contoh-contoh sederhana dalam menjelaskan materi. Cara tersebut membuat pembahasan mengenai risiko jatuh lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari lansia dan membantu mereka memahami hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keselamatan diri.
“Kami mencoba menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan memberikan contoh supaya lansia lebih mudah memahami serta bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kak Nurul Suhada.
Kehadiran banyak lansia dalam penyuluhan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menjadi salah satu kegiatan yang mendapat perhatian dalam pembinaan di Almarhamah. Tidak hanya memberikan informasi, kegiatan seperti ini juga membuka ruang interaksi antara generasi muda dengan lansia.
Bagi para siswi SMK Kesehatan Kaltara, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman selama menjalani PKL di Almarhamah. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan kesehatan secara langsung sekaligus belajar menyampaikan informasi kepada lansia dengan pendekatan yang mudah diterima.
Para lansia fokus mendengarkan materi yang disampaikan
Sementara bagi Almarhamah, keterlibatan siswi dalam edukasi kesehatan menjadi bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi lansia sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda. Pengetahuan kesehatan yang disampaikan secara sederhana dapat menjadi bekal bagi lansia untuk lebih memperhatikan keselamatan dalam aktivitas sehari-hari.
Penyuluhan tentang risiko jatuh ini sekaligus menambah rangkaian edukasi kesehatan yang telah dilakukan selama kegiatan PKL. Materi yang dekat dengan kebutuhan lansia diharapkan dapat terus memberikan manfaat bahkan setelah kegiatan penyuluhan berakhir.
Almarhamah terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah, kampus, tenaga kesehatan, komunitas, maupun berbagai pihak untuk menghadirkan edukasi dan kegiatan yang bermanfaat bagi lansia. Melalui kolaborasi seperti ini, ruang belajar tidak hanya hadir di dalam kelas, tetapi juga tumbuh melalui pertemuan langsung dan pengalaman berbagi bersama masyarakat.














