
ALMARHAMAHINDONESIA.COM — Kegiatan Kajian Subuh Bahagia Almarhamah (KISAH) kembali terlaksana di Yayasan Almarhamah pada Ahad, 1 Februari 2026. Pada kesempatan ini, rombongan Majelis Taklim Al Adabiyah turut hadir meramaikan kegiatan sejak waktu subuh, mengikuti rangkaian ibadah, kajian, hingga aksi sosial bersama lansia binaan.
Agenda dibuka dengan sholat subuh berjamaah dalam suasana khusyuk. Jamaah memenuhi ruang ibadah dengan tertib, mencerminkan semangat untuk memulai hari dengan doa dan pembelajaran agama. Kehadiran anggota majelis taklim menambah kehangatan sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah.
Setelah sholat, kegiatan dilanjutkan dengan murojaah surah-surah pendek Al-Qur’an. Lantunan ayat suci terdengar serempak, menghadirkan ketenangan sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga hafalan dan kedekatan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menjaga konsentrasi dan mengusir rasa kantuk, kegiatan diselingi ice breaking ringan. Suasana yang semula hening berubah menjadi lebih segar dan ceria, tawa jamaah pun pecah sehingga interaksi terasa semakin akrab.
Acara kemudian dipandu oleh MC Ustadz Yusuf Surya yang mengarahkan jalannya kajian secara runtut. Kajian disampaikan oleh Ustadz Agus Winarno dengan pendekatan komunikatif dan santai, sehingga materi mudah dipahami oleh seluruh kalangan.
Ustadz Agus Winarno
Dalam tausiyahnya, Ustadz Agus mengangkat kisah keteladanan Rasulullah SAW, termasuk cerita tentang kesabaran beliau saat tetap berbuat baik kepada seorang lelaki buta yang sering mencaci.
“Akhlak mulia adalah dakwah paling kuat. Kebaikan yang terus dilakukan akan melembutkan hati,” ujarnya.
Jamaah Majelis Taklim Al Adabiyah terlihat aktif menyimak dan terlibat dalam diskusi singkat, menjadikan kajian berlangsung interaktif. Momentum ini tidak hanya menjadi ruang mendengar ceramah, tetapi juga refleksi bersama tentang praktik nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
BELIA "Berbagi Baju untuk Lansia"
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian baju layak pakai untuk lansia ‘Belia’. Penyerahan dilakukan secara langsung dalam suasana kekeluargaan, menghadirkan senyum dan rasa syukur dari para penerima manfaat. Melalui kolaborasi ini, Almarhamah berharap KISAH terus menjadi wadah pembinaan spiritual sekaligus aksi nyata kepedulian sosial bagi masyarakat.
















