Sekotak mushaf diserahkan, lalu sebuah cerita tentang gerakan sosial mulai diperkenalkan. Kegiatan Almarhamah Go To School di SMPN 14 Tarakan, Jumat, 25 September 2026, diawali dengan penyerahan simbolis mushaf Al-Qur’an melalui Gerakan Tebar Mushaf (GTM) kepada pihak sekolah. Setelah itu, siswa dan siswi diajak mengenal Almarhamah, mulai dari perjalanan berdiri, lokasi, perkembangan dari masa lalu hingga kondisi saat ini, serta lima pilar program yang menjadi bagian dari gerakan Almarhamah.
Penyerahan simbolis mushaf menjadi pembuka kegiatan sekaligus bentuk nyata pelaksanaan GTM di lingkungan pendidikan. Mushaf yang disalurkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap Al-Qur’an melalui gerakan yang dijalankan Almarhamah.
Usai penyerahan, kegiatan berlanjut pada sesi pengenalan Almarhamah. Para pelajar diperkenalkan dengan perjalanan lembaga, termasuk bagaimana Almarhamah berdiri, keberadaannya, serta perkembangan yang terus berlangsung hingga sekarang.
Pengenalan tersebut kemudian diarahkan pada lima pilar program Almarhamah, yaitu Sosial Kemanusiaan, Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, dan Pemberdayaan. Kelima bidang tersebut menjadi gambaran mengenai ruang gerak program yang dapat dikembangkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Melalui penyampaian tersebut, para siswa dan siswi mendapatkan gambaran bahwa kegiatan sosial memiliki banyak bentuk dan dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat. Sekolah dan pelajar juga memiliki ruang untuk mengenal serta mengambil bagian dalam gerakan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.
Kegiatan tidak berhenti pada pengenalan lembaga dan program. Almarhamah juga membuka pembicaraan mengenai peluang kolaborasi bersama SMPN 14 Tarakan. Harapannya, para pelajar tidak hanya mengetahui keberadaan Almarhamah, tetapi juga melihat adanya kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan pendidikan yang dapat dilakukan bersama.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan gerakan Almarhamah secara lebih dekat kepada lingkungan sekolah. Penyerahan mushaf di awal kegiatan sekaligus menjadi penghubung antara pengenalan lembaga dan salah satu program nyata yang dijalankan.
Almarhamah menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat membuka komunikasi yang lebih luas dengan para pelajar dan pihak sekolah. Keterlibatan generasi muda dinilai memiliki ruang dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, kepedulian sosial, dakwah, kesehatan, maupun pemberdayaan.
Dengan berakhirnya kunjungan, SMPN 14 Tarakan menjadi salah satu ruang bertemunya gerakan berbagi dan dunia pendidikan. Dari satu mushaf yang diserahkan, para pelajar kemudian dikenalkan pada perjalanan dan program Almarhamah yang memiliki lima fokus utama.
Almarhamah membuka ruang kolaborasi bagi sekolah, kampus, komunitas, perusahaan, dan berbagai pihak untuk bersama menghadirkan kegiatan yang bermanfaat. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak ruang bagi pelajar untuk mengenal, terlibat, dan ikut menumbuhkan gerakan kebaikan di tengah masyarakat.










