Ketika pagi bahkan belum benar-benar dimulai, jamaah sudah lebih dulu berdatangan ke Almarhamah. KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah) kembali digelar pada Ahad, 4 Oktober 2026, sebagai kegiatan rutin bulanan yang diikuti lansia binaan Almarhamah, santri TPQ, serta ibu-ibu di sekitar Almarhamah. Rangkaian kegiatan dimulai dengan shalat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kajian bersama Ustadz Abu Salman, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Kaltara.
Kedatangan jamaah sebelum waktu Subuh menjadi bagian awal dari kegiatan. Para lansia, santri TPQ, dan ibu-ibu sekitar mulai hadir dan berkumpul di Almarhamah sebelum shalat berjamaah dimulai.
Setelah jamaah berkumpul, kegiatan memasuki rangkaian utama dengan shalat Subuh berjamaah. Ibadah bersama menjadi pembuka KISAH sekaligus menjadi awal pertemuan sebelum jamaah mengikuti kajian yang telah disiapkan.
Usai shalat, suasana berlanjut ke sesi kajian. Jamaah tetap berada di tempat untuk mendengarkan materi yang disampaikan oleh Ustadz Abu Salman. Kehadiran beliau menjadi bagian dari rangkaian KISAH pada bulan ini.
KISAH sendiri merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di Almarhamah. Forum tersebut menjadi ruang berkumpul bagi berbagai kelompok, mulai dari lansia, santri TPQ, hingga ibu-ibu sekitar, dalam satu kegiatan keagamaan.
Kegiatan yang dimulai sejak sebelum Subuh hingga berlanjut pada kajian juga menghadirkan suasana kebersamaan lintas usia. Para jamaah mengikuti rangkaian dari awal, menciptakan satu ruang ibadah dan pembelajaran yang diikuti bersama.
Bagi Almarhamah, kehadiran jamaah sebelum Subuh menjadi bagian penting dari keberlangsungan KISAH. Rutinitas bulanan ini terus dijaga sebagai ruang pembinaan sekaligus tempat masyarakat dapat berkumpul dalam kegiatan keagamaan.
Perwakilan Almarhamah menyampaikan bahwa KISAH diharapkan terus menjadi ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk beribadah dan belajar bersama.
“Kami berharap KISAH terus menjadi ruang kebersamaan, tempat jamaah dapat memulai pagi dengan ibadah dan dilanjutkan dengan menambah ilmu,” ujar perwakilan Almarhamah.
Rangkaian Ahad pagi tersebut menjadi satu kesatuan yang dimulai dari kedatangan jamaah, shalat Subuh berjamaah, hingga kajian. Kehadiran jamaah sejak sebelum Subuh menjadi bagian yang menonjol dalam pelaksanaan KISAH kali ini.
Sebelum hari benar-benar dimulai, mereka memilih berkumpul untuk beribadah dan belajar. Almarhamah terus membuka ruang kolaborasi bersama masjid, lembaga dakwah, komunitas, kampus, sekolah, dan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan keagamaan yang memperluas manfaat bagi masyarakat.










