
almarhamahindonesia.com — Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi terus diperkuat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Hal tersebut ditandai dengan kehadiran Yayasan Almarhamah Indonesia dalam Pertemuan Clinical Instructor (CI) Lahan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diselenggarakan SMK Kesehatan Kaltara pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi dan evaluasi bersama seluruh mitra lahan praktik untuk menyelaraskan pelaksanaan PKL sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Arahan dari guru SMK Kesehatan Kaltara
Dalam sambutannya, Kepala SMK Kesehatan Kaltara menegaskan pentingnya membangun kesamaan perspektif antara pihak sekolah dan seluruh mitra lahan praktik. Menurutnya, keselarasan tujuan akan membantu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga menjunjung tinggi etika, disiplin, serta profesionalisme selama menjalani praktik kerja lapangan.
Forum tersebut juga membahas evaluasi pelaksanaan PKL tahun sebelumnya sebagai bahan perbaikan untuk periode berikutnya. Pihak sekolah menekankan pentingnya penyampaian tata tertib, target kompetensi, serta budaya kerja kepada peserta didik sebelum diterjunkan ke lahan praktik. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan kesenjangan antara materi yang diperoleh di sekolah dengan implementasi di lapangan.
Kegiatan di hadiri berbagai mitra kolaborasi SMK Kesehatan Kaltara
Dalam aspek penilaian, sekolah kembali mengingatkan bahwa standar nilai akhir dari lahan PKL ditetapkan minimal 80 sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas lulusan. Pada tahun ini, sebanyak 53 siswa program keahlian Keperawatan akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan di berbagai mitra yang telah bekerja sama dengan sekolah.
Mewakili Yayasan Almarhamah Indonesia, Riska Rahimawati, memaparkan perkembangan program magang yang selama ini diterapkan di Almarhamah sebagai salah satu lahan praktik. Materi yang disampaikan meliputi sistem pembinaan peserta magang, target kompetensi yang diharapkan, penggunaan buku panduan magang sebagai acuan pelaksanaan, serta berbagai inovasi pembelajaran yang terus dikembangkan agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif.
"Kami berharap peserta PKL tidak hanya memperoleh pengalaman teknis sesuai bidangnya, tetapi juga belajar mengenai pelayanan, kepedulian sosial, komunikasi, dan profesionalisme yang menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja," ujar Riska Rahimawati.
Melalui forum ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara sekolah dengan seluruh mitra lahan praktik semakin kuat sehingga pelaksanaan PKL mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi peserta didik sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja.
Yayasan Almarhamah Indonesia terus membuka ruang kolaborasi bersama sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, organisasi profesi, perusahaan, dan komunitas dalam menghadirkan program pendidikan, kesehatan, sosial, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. Bersama, mari membangun generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat.















