
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah Indonesia kembali menggelar Sekolah Lansia NURANI S2 Pertemuan Ke-2 pada Sabtu (4/7/2026) di Kota Tarakan. Mengangkat tema "Tinjauan Medis Bekam", kegiatan ini menghadirkan Hasrul Al Muttaqin, S.Tr.Kes, Ketua PATELKI Indonesia DPC Tarakan periode 2024–2028 sekaligus Tenaga Teknologi Laboratorium Medik RSU Kota Tarakan, sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan kesehatan para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan berdaya di usia senja.
Sebelum memasuki sesi pembelajaran, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti screening kesehatan yang dilaksanakan sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan para lansia sebelum mengikuti rangkaian kegiatan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen Almarhamah dalam mengutamakan keselamatan dan kesehatan setiap peserta Sekolah Lansia NURANI.
Bapak Hasrul Al Muttaqin
Suasana semakin semarak ketika para lansia bersama-sama menyanyikan Mars Lansia, dilanjutkan dengan yel-yel penyemangat yang membuat seluruh peserta tampak antusias sejak awal kegiatan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi pembuka yang menciptakan suasana belajar lebih hangat dan penuh energi.
Dalam penyampaian materi, Hasrul Al Muttaqin menjelaskan tinjauan medis mengenai bekam dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh para lansia. Selain memberikan penjelasan teori, narasumber juga mengajak peserta mempraktikkan gerakan peregangan kaki yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah sebagai salah satu upaya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
"Menjaga kesehatan bukan hanya tentang hidup lebih lama, tetapi juga hidup lebih berkualitas dan tetap mandiri," menjadi pesan yang disampaikan kepada para peserta selama sesi edukasi berlangsung.
Lansia senang dan bahagia mengikuti mini games
Tidak hanya belajar, para lansia juga diajak mengikuti berbagai permainan yang melatih kekompakan dan keceriaan. Salah satu permainan yang paling menarik perhatian adalah permainan menggunakan sarung dan balon, yang mengundang gelak tawa seluruh peserta. Aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa proses belajar dapat dikemas secara menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukasi yang ingin disampaikan.
Sebagai penutup kegiatan, Yayasan Almarhamah Indonesia kembali membagikan Nasi Berkah kepada seluruh peserta sebagai bekal untuk dibawa pulang dan dinikmati bersama keluarga. Program ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus pelengkap kebahagiaan setelah para lansia mengikuti rangkaian kegiatan sepanjang pagi.
Melalui Sekolah Lansia NURANI, Almarhamah Indonesia terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kesehatan, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat hidup para lansia agar tetap aktif serta produktif di masa senja.
Almarhamah Indonesia mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas untuk berkolaborasi dalam menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan lansia. Bersama, mari wujudkan Indonesia yang semakin ramah lansia, karena "Kita Adalah Mereka di Kemudian Hari."















