
almarhamahindonesia.com – Suasana Ahad pagi di Yayasan Almarhamah Indonesia terasa berbeda pada 1 November 2026. Di tengah udara subuh yang masih sejuk, para lansia dan ibu-ibu berkumpul untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah dalam rangkaian kegiatan KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah), kajian rutin yang diselenggarakan setiap awal bulan.
Kegiatan dimulai dengan salat Subuh berjamaah. Para peserta hadir dan mengambil bagian dalam ibadah bersama sebelum melanjutkan pagi dengan rangkaian kajian keislaman. Momen ini menjadi bagian penting dari kegiatan KISAH, karena kebersamaan tidak hanya dibangun melalui pertemuan dan percakapan, tetapi juga melalui ibadah yang dilakukan secara berjamaah.
Bersiap Sholat Subuh berjamaah
Di tengah rutinitas harian, waktu subuh menjadi kesempatan untuk sejenak memperlambat langkah, mendekatkan diri kepada Allah, serta menata kembali niat dalam menjalani aktivitas. Bagi para lansia dan ibu-ibu yang hadir, berkumpul sejak pagi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang bernilai ibadah.
Usai salat Subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan kajian yang menghadirkan Muf. Yusuf Zubair, A.Ma., Lc., selaku Ketua DPD Hidayatullah Kota Tarakan. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertema “Proporsional Menyikapi Dunia Akhirat”.
Tema ini mengangkat pembahasan tentang bagaimana menempatkan kehidupan dunia dan akhirat secara seimbang. Kehidupan dunia tetap menjadi bagian dari tanggung jawab manusia, mulai dari keluarga, pekerjaan, hingga aktivitas sosial. Namun, berbagai kesibukan tersebut perlu berjalan seiring dengan kesadaran untuk mempersiapkan kehidupan akhirat.
Jamaah KISAH ibu ibu dan para lansia
Melalui kajian ini, peserta diajak untuk kembali memahami pentingnya menjalani kehidupan dengan pertimbangan yang tepat. Bukan mengabaikan urusan dunia, melainkan memastikan setiap aktivitas tetap memiliki arah dan tidak melupakan tujuan akhir kehidupan seorang muslim.
Kehadiran para lansia dan ibu-ibu dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kesempatan menuntut ilmu agama terbuka bagi siapa saja, tanpa dibatasi usia. Suasana subuh yang tenang, ibadah berjamaah, dan nasihat keislaman menjadi rangkaian yang mengisi pagi dengan kegiatan positif.
KISAH merupakan salah satu ikhtiar Almarhamah dalam menghadirkan ruang pembinaan spiritual dan silaturahmi bagi masyarakat. Melalui kajian rutin awal bulan, Almarhamah berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk berkumpul, beribadah, dan memperdalam pemahaman agama.
Almarhamah Indonesia juga membuka kesempatan bagi berbagai komunitas, lembaga, dan pihak yang ingin berkolaborasi dalam kegiatan sosial, pendidikan, maupun dakwah. Mari bersama menghadirkan lebih banyak ruang kebaikan dan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi bersama Almarhamah Indonesia.














