1 November 2026 6:08 am

Nikmati Dunia Secukupnya! Pesan Ustadz Yusuf dalam Kajian Subuh Almarhamah

Nikmati Dunia Secukupnya! Pesan Ustadz Yusuf dalam Kajian Subuh Almarhamah
almarhamahindonesia.com – Bagaimana menjalani kehidupan dunia tanpa melupakan persiapan menuju akhirat? Pertanyaan tersebut menjadi inti pembahasan dalam kegiatan KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah) yang berlangsung di Yayasan Almarhamah Indonesia, Ahad (1/11/2026). Menghadirkan Muf. Yusuf Zubair, A.Ma., Lc., selaku Ketua DPD Hidayatullah Kota Tarakan, kajian rutin awal bulan ini diikuti oleh para lansia dan ibu-ibu yang menyimak materi bertema “Proporsional Menyikapi Dunia Akhirat”.

Dengan penyampaian yang tenang, runtut, dan mudah dipahami, Ustadz Yusuf mengajak peserta melihat kembali bagaimana seharusnya menempatkan urusan dunia dan akhirat dalam kehidupan sehari-hari. Para ibu-ibu tampak antusias mengikuti tausiyah. Mereka menyimak setiap penjelasan yang disampaikan, terutama ketika materi dikaitkan dengan pengalaman dan kebiasaan dalam menjalani kehidupan.

Ustadz Muf. Yusuf Zubair, A.Ma., Lc.,  Ketua DPD Hidayatullah Kota Tarakan
Ustadz Muf. Yusuf Zubair, A.Ma., Lc., Ketua DPD Hidayatullah Kota Tarakan

Salah satu poin penting yang dibahas adalah makna proporsional. Menurut penjelasan dalam kajian tersebut, proporsional bukan sekadar membagi perhatian secara seimbang atau memberikan porsi yang sama antara dunia dan akhirat. Ada dunia yang harus dijalani sebagai perjalanan, tetapi ada pula akhirat yang harus dipersiapkan sebagai tujuan.

Pemahaman ini mengajak peserta untuk tidak keliru menempatkan prioritas. Kehidupan dunia tetap dijalani dengan berbagai tanggung jawabnya, tetapi jangan sampai kesibukan dan kenikmatan dunia membuat seseorang terlena hingga melupakan bekal untuk kehidupan setelahnya.

Para jamaah mendengarkan dengan seksama
Para jamaah mendengarkan dengan seksama
Ustadz Yusuf juga mengingatkan pentingnya memperbanyak kebaikan selagi masih diberikan kesempatan. Sebab, tidak seorang pun mengetahui kapan waktu ibadah terakhirnya. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk beramal tidak sepatutnya ditunda-tunda.

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering kali merasa masih memiliki banyak waktu untuk memperbaiki diri. Padahal, waktu dan kesempatan tidak selalu datang berulang. Karena itu, setiap kesempatan untuk beribadah, membantu sesama, dan melakukan kebaikan perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.

Pembahasan berikutnya disampaikan melalui contoh sederhana tentang batas dalam menikmati sesuatu. Ustadz Yusuf mengibaratkan air yang terasa nikmat ketika diteguk sesuai kebutuhan. Namun, jika diminum sekaligus sebanyak satu galon, kenikmatan itu justru berubah menjadi ketidaknyamanan. Begitu pula makanan yang dinikmati secukupnya, tetapi jika langsung dimakan sebanyak satu baskom, kenikmatannya tidak lagi terasa sama.

Perumpamaan tersebut membantu peserta memahami bahwa sesuatu yang menyenangkan sekalipun memiliki batas. Kenikmatan dunia perlu disikapi dengan bijak, tidak berlebihan, dan tidak sampai menguasai kehidupan. Pesan ini menjadi salah satu bagian kajian yang dekat dengan pengalaman sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Antusiasme ibu-ibu yang mengikuti kajian terlihat dari perhatian mereka selama tausiyah berlangsung. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang akrab dalam kehidupan, sehingga pembahasan mengenai dunia dan akhirat tidak terasa jauh dari keseharian peserta.

Melalui KISAH, Almarhamah berupaya menghadirkan ruang belajar agama yang terbuka bagi masyarakat, termasuk para lansia. Kajian rutin awal bulan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk menambah pemahaman, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mengingatkan pentingnya mempersiapkan kehidupan akhirat tanpa mengabaikan tanggung jawab di dunia.

Almarhamah Indonesia mengajak komunitas, lembaga, dan berbagai pihak untuk turut berkolaborasi dalam menghadirkan kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, semakin luas kolaborasi kebaikan yang dibangun, semakin banyak pula kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.
Blog Post Lainnya
Cari
KATEGORI
Terbaru
-
Tidak Tersedia
Wakaf Setara Kopi
-
Tidak Tersedia
Pesantren Lansia
-
Tidak Tersedia
Wakaf Sumur
-
Tidak Tersedia
Sedekah Beras
-
Tidak Tersedia
Fidyah
-
Tidak Tersedia
Patungan Ambulans
-
Tidak Tersedia
Sedekah Asrama Lansia
`Lihat Lagi
-
Tentang Kami
Yayasan Almarhamah adalah lembaga filantropi yang berada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Bergerak di bidang sosial, dakwah, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan dan pemberdayaan.

Alamat
almarhamahindonesia@gmail.com
Almarhamah Indonesia, Jl. Yos Sudarso, Jembatan Besi RT. 11 No. 60 Tarakan - Kalimantan Utara
Media Sosial
Izin Legalitas
Akte Notaris No. 05 Notaris Reza Ramadona, S.H.,M.Kn Tanggal 24 November 2022

SK Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa
No. Reg 067/SK/MPZ-DD/IV/2023 untuk MITRA PENGELOLA ZAKAT ALMARHAMAH



almarhamahindonesia.Inc