
almarhamahindonesia.com - Para peserta sekolah lansai NURANI S1 kembali duduk bersama dalam Sekolah Lansia NURANI S1 Pertemuan Ke-5 dengan satu topik yang dekat dengan kesehatan di usia lanjut, yaitu Diabetes Melitus. Kegiatan yang berlangsung di Almarhamah pada Kamis, 1 Oktober 2026, menghadirkan Dr. Ns. Dewy Haryanti Parman, M. Kep., Sp. Kep., MB, Dosen Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan sekaligus Ketua DPD PPNI Kota Tarakan, sebagai pemateri.
Pembahasan tidak berhenti pada pengertian Diabetes Melitus. Para lansia diajak mengenali siapa saja yang berisiko, memahami langkah pencegahan, serta mengenal hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan sehari-hari.
Dr. Ns. Dewy Haryanti Parman, M. Kep., Sp. Kep., MB, Dosen Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan
Materi kemudian diarahkan pada aspek yang lebih dekat dengan kehidupan para lansia, salah satunya mengenai makanan yang boleh dikonsumsi. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman yang lebih praktis agar lansia dapat memperhatikan pilihan makanan dalam keseharian.
Selain pola makan, olahraga turut menjadi bagian dari materi. Aktivitas fisik diperkenalkan sebagai salah satu hal yang dibahas dalam pengelolaan kesehatan lansia sehingga pembelajaran tidak hanya berisi teori, tetapi menyentuh kebiasaan yang berkaitan dengan keseharian.
Bagian lain yang menjadi perhatian adalah pemantauan gula darah mandiri. Para lansia diperkenalkan dengan pentingnya mencatat hasil PGDM (Pemantauan Gula Darah Mandiri) sebagai bagian dari materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
para peserta sekolah lansia NURANI S1 mendengarkan penjelasan yang disampaikan
Pembelajaran ini membuat para lansia tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengenal langkah-langkah yang berkaitan dengan pemantauan kondisi kesehatan. Materi disusun dari pengenalan hingga pengelolaan sehingga para lansia mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai topik yang dibahas.
Kehadiran Dr. Ns. Dewy Haryanti Parman memberikan ruang bagi para lansia untuk mendapatkan pembelajaran dari pemateri yang memiliki latar belakang keperawatan. Penyampaian materi menjadi bagian utama dalam Pertemuan Ke-5 Sekolah Lansia NURANI.
Bagi Almarhamah, pembelajaran kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Sekolah Lansia NURANI. Materi yang diberikan diarahkan agar lansia memiliki ruang untuk terus belajar dan memahami berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan mereka.
Pertemuan Ke-5 pun menjadi kesempatan bagi para lansia untuk menambah pengetahuan tentang Diabetes Melitus, mulai dari pengertian, kelompok berisiko, pencegahan, makanan, olahraga, hingga pemantauan gula darah mandiri dan pencatatan hasil PGDM.
Di ruang belajar NURANI, usia bukan alasan untuk berhenti menambah pengetahuan. Almarhamah terus membuka ruang kolaborasi bersama rumah sakit, tenaga kesehatan, kampus, sekolah, komunitas, dan berbagai pihak untuk menghadirkan edukasi yang relevan serta mendukung lansia agar terus belajar, aktif, dan peduli terhadap kesehatannya.













