almarhamahindonesia.com – Memahami uang dan mengikuti perkembangan transaksi digital menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi kelompok lanjut usia. Dalam peringatan HUT ke-4 Ikatan Wanita Bank Provinsi Kalimantan Utara (IWABA Kaltara), Bank Indonesia memberikan sosialisasi perbankan kepada lansia Sekolah Lansia NURANI S1 dan S2 di Yayasan Almarhamah, Tarakan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi IWABA Kaltara dan Yayasan Almarhamah untuk memperluas wawasan lansia mengenai rupiah dan perkembangan sistem pembayaran.
Sosialisasi yang disampaikan Bank Indonesia mengangkat tema “Cinta Bangga Paham Rupiah”. Materi ini mengajak para lansia mengenal pentingnya rupiah dalam kehidupan masyarakat, mulai dari memahami nilai uang hingga menggunakannya secara bijak dalam aktivitas sehari-hari.
Pemahaman mengenai rupiah tidak hanya berkaitan dengan kegiatan berbelanja atau melakukan pembayaran. Masyarakat juga perlu mengenali dan memperlakukan uang dengan baik serta memahami perannya dalam kehidupan ekonomi. Melalui edukasi ini, lansia NURANI S1 dan S2 mendapatkan kesempatan untuk menambah wawasan mengenai pentingnya memahami rupiah.
Selain edukasi tentang rupiah, Bank Indonesia juga memperkenalkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yaitu standar kode QR untuk pembayaran di Indonesia. QRIS memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran digital dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung layanan tersebut.
Pengenalan QRIS menjadi salah satu bagian penting dalam sosialisasi, mengingat metode pembayaran digital semakin banyak digunakan dalam transaksi sehari-hari. Bagi para lansia, pemahaman mengenai cara kerja pembayaran digital dapat menjadi bekal untuk mengenali perkembangan layanan keuangan dan memahami pilihan transaksi yang tersedia.
Di samping mengenal cara penggunaannya, keamanan transaksi digital juga perlu diperhatikan. Pengguna perlu memastikan nama penerima dan nominal pembayaran sebelum menyelesaikan transaksi, menjaga kerahasiaan PIN serta kode OTP, dan tidak memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat menggunakan layanan pembayaran digital dengan lebih hati-hati.
Kegiatan ini memberikan ruang belajar bagi lansia untuk mengenal informasi keuangan yang relevan dengan perkembangan zaman. Edukasi yang mudah dipahami diharapkan dapat membantu mereka meningkatkan pemahaman mengenai rupiah, layanan perbankan, dan transaksi digital dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Bank Indonesia sebagai penyampai materi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut. Sementara itu, kolaborasi IWABA Kaltara dan Yayasan Almarhamah menghadirkan kesempatan bagi para lansia Sekolah NURANI S1 dan S2 untuk memperoleh edukasi keuangan dalam rangkaian peringatan HUT ke-4 IWABA Kaltara.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Almarhamah terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga keuangan, institusi pendidikan, komunitas, dunia usaha, dan berbagai organisasi untuk menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Bersama Almarhamah, mari memperluas akses terhadap edukasi, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan, dan kegiatan kemanusiaan agar masyarakat, termasuk para lansia, dapat terus belajar, beradaptasi, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.











