
almarhamahindonesia.com — Yayasan Almarhamah Indonesia mencatat sebanyak 6.373 penerima layanan manfaat (PLM) dalam pelaksanaan Program Ramadan Berdaya 1447 H / 2026 M. Program ini mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, dakwah, hingga pemberdayaan, yang dilaksanakan secara terintegrasi sepanjang bulan Ramadan.
Dalam sektor sosial, program menjadi yang paling luas menjangkau masyarakat dengan total 4.348 penerima manfaat. Kegiatan yang dijalankan meliputi berbagi buka puasa, nasi berkah, family support, parcel Ramadan, tebar zakat fitrah, hingga program “Belanja Bareng si Mbah” yang menyasar lansia dhuafa.
Di bidang dakwah, Almarhamah menjangkau 1.601 penerima manfaat melalui program kajian muslimah dan tebar mushaf. Program ini bertujuan memperkuat nilai spiritual masyarakat serta meningkatkan akses terhadap pembelajaran Al-Qur’an di berbagai kalangan.
Sementara itu, sektor pendidikan mencatat 298 penerima manfaat, melalui kegiatan seperti pesantren lansia, Ramadan Camp, dan Festival Anak Hebat. Program ini dirancang untuk membangun karakter, meningkatkan pemahaman agama, serta mengembangkan potensi anak dan lansia binaan.
Pada sektor kesehatan, sebanyak 123 penerima manfaat mendapatkan layanan melalui cek kesehatan gratis, program Duta Lansia, serta program Alas Kasih. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan lansia dan masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan.
Adapun dalam sektor pemberdayaan, Almarhamah menjangkau 3 penerima manfaat utama, melalui program borong dagangan UMKM dan budi daya kebun. Program ini berfokus pada penguatan ekonomi mandiri, khususnya bagi lansia binaan agar tetap produktif di usia senja.
Ketua atau perwakilan Yayasan Almarhamah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang turut mendukung program Ramadan.
“Ramadan Berdaya bukan sekadar berbagi, tetapi bagaimana setiap program dirancang agar tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan total 6.373 penerima manfaat, Almarhamah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program sosial yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga pemberdayaan jangka panjang.
Melalui laporan ini, Yayasan Almarhamah Indonesia mengajak masyarakat, komunitas, dan lembaga untuk terus berkolaborasi dalam menghadirkan kebaikan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat dan menciptakan perubahan yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)














