
almarhamahindoensia.com - Semangat lansia binaan Almarhamah terlihat sejak awal Sekolah Lansia NURANI S2 Pertemuan ke-5 digelar pada Sabtu, 5 September 2026. Bertempat di Almarhamah, kegiatan diawali dengan menyanyikan Mars Lansia dan Tepuk Lansia Sehat, sebelum para lansia mengikuti materi “Bijak Menyikapi Informasi di Era Digital” bersama Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKSIP) Kota Tarakan.
Suasana pembelajaran sejak awal dibuat tidak kaku. Para lansia diajak bernyanyi dan bertepuk bersama sehingga materi yang berkaitan dengan dunia digital dapat diterima dalam suasana yang menyenangkan. Antusiasme para peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap aktivitas yang diberikan.
Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKSIP) Kota Tarakan.
Materi mengenai informasi di era digital disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Pendekatan tersebut membuat pembahasan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari lansia terasa lebih sederhana dan tidak sulit untuk diikuti.
Kegiatan kemudian berkembang menjadi ruang berbagi pengalaman. Pada sesi pertanyaan, beberapa lansia menyampaikan pertanyaan berdasarkan situasi yang mereka temui di rumah. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran karena lansia dapat menghubungkan materi dengan pengalaman mereka saat berhadapan dengan informasi di lingkungan sehari-hari.
Tidak hanya mendengarkan, para lansia juga aktif mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir. Nyanyian dan tepuk bersama kembali menjadi bagian dari suasana pembelajaran, membuat pertemuan berlangsung dinamis sekaligus memberikan ruang bagi lansia untuk belajar tanpa kehilangan unsur kebersamaan.
Lansia peserta sekolah lansai NURANI S2 Aktif bertanya
“Pembelajaran untuk lansia perlu disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami, sehingga apa yang dipelajari dapat lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Fayyaasy Mubarok, perwakilan Almarhamah.
Pertemuan ke-5 ini menunjukkan bahwa Sekolah Lansia NURANI tidak hanya menjadi ruang untuk menerima materi, tetapi juga tempat bagi lansia untuk berinteraksi, bertanya, dan berbagi pengalaman. Semangat yang ditunjukkan para lansia menjadi bagian penting dari proses pembelajaran yang berlangsung.
Di penghujung kegiatan, Almarhamah memberikan apresiasi kepada Endah Sarastiningsih, S.Pd., M.Pd. atas kesediaannya menjadi pemateri dan berbagi pengetahuan bersama para lansia. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi yang diberikan dalam mendukung proses pembelajaran di Sekolah Lansia NURANI.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama, mengabadikan kebersamaan antara pemateri, pengelola, dan para lansia Sekolah Lansia NURANI S2. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya satu lagi pertemuan dalam rangkaian pembelajaran lansia.
Melalui Sekolah Lansia NURANI, Almarhamah terus menghadirkan ruang belajar yang menyesuaikan kebutuhan lansia, termasuk menghadapi perubahan di era digital. Almarhamah juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, sekolah, kampus, komunitas, dunia usaha, maupun berbagai lembaga untuk bersama-sama menghadirkan pembelajaran dan pemberdayaan lansia yang semakin luas dan relevan.













