Suasana ruang pertemuan SMK 2 Tarakan mendadak lebih hidup ketika kegiatan Almarhamah Go To School digelar pada Jumat, 25 September 2026. Para siswa dan siswi diajak mengenal Almarhamah, memahami lima pilar program, serta melihat peluang keterlibatan melalui tiga program yang dapat dikolaborasikan, yakni Gerakan Tebar Mushaf (GTM), Nasi Berkah, dan AlVolunteer. Penyampaian yang diselingi humor membuat pelajar aktif menyimak, cepat merespons pertanyaan, dan mengikuti kuis dengan penuh semangat.
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan sekolah dengan sesi pengenalan Almarhamah sebagai pembuka. Para pelajar diperkenalkan pada perjalanan lembaga, lokasi Almarhamah, serta bidang program yang menjadi ruang gerak dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial.
Pengenalan kemudian mengarah pada lima pilar program Almarhamah, yaitu Sosial Kemanusiaan, Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, dan Pemberdayaan. Penyampaian dibuat ringan agar informasi dapat diterima dengan lebih mudah oleh para siswa.
Suasana menjadi semakin cair ketika materi disampaikan dengan gaya yang jenaka. Tawa dan perhatian para pelajar berjalan beriringan. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi ikut merespons setiap pertanyaan yang diberikan selama kegiatan.
Tiga program kemudian diperkenalkan lebih khusus sebagai peluang kolaborasi bersama sekolah. GTM menjadi ruang berbagi Al-Qur’an, Nasi Berkah menjadi bagian dari gerakan berbagi makanan, sedangkan AlVolunteer membuka kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas sosial.
Pesan yang dibawa dalam kegiatan ini adalah bahwa dunia sekolah juga memiliki ruang besar untuk terlibat dalam gerakan kebaikan. Para siswa dapat mengambil bagian melalui waktu, tenaga, gagasan, maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan yang dikembangkan bersama Almarhamah.
Bagian yang paling ramai terlihat ketika sesi kuis dimulai. Para siswa tampak sigap menjawab pertanyaan yang diberikan. Respons yang cepat dan keberanian mereka untuk menjawab membuat sesi interaktif tersebut menjadi salah satu bagian yang paling mencolok dalam kegiatan.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan. Setelah itu, Almarhamah juga menyerahkan mushaf Al-Qur’an kepada SMK 2 Tarakan melalui program GTM, menjadikan kegiatan tidak hanya berisi pengenalan dan interaksi, tetapi juga menghadirkan penyaluran program secara langsung.
Pertemuan di SMK 2 Tarakan menjadi contoh bagaimana kunjungan ke sekolah dapat dikemas dalam suasana belajar yang komunikatif. Materi pengenalan, humor, kuis, dan program sosial dipadukan dalam satu kegiatan agar pelajar tidak hanya mengetahui Almarhamah, tetapi juga memahami ruang kontribusi yang dapat mereka ambil.
Almarhamah membuka pintu kolaborasi bersama sekolah, kampus, komunitas, perusahaan, dan berbagai pihak yang ingin menghadirkan gerakan sosial bersama. Dari ruang pertemuan dan beberapa pertanyaan sederhana, bisa lahir langkah baru yang membawa lebih banyak pelajar untuk ikut bergerak dalam kebaikan.










