
Sobat Almarhamah, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang paling dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram yang disebutkan dalam Al-Qur'an, yaitu bulan-bulan yang memiliki kemuliaan khusus sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
Di antara hari-hari yang paling istimewa di bulan Muharram adalah 10 Muharram, yang dikenal sebagai Hari Asyura. Pada hari ini, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa.
Apa Itu Puasa Asyura?
Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Kata Asyura berasal dari bahasa Arab 'asyarah yang berarti sepuluh, merujuk pada hari kesepuluh bulan Muharram.
Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Rasulullah SAW kemudian bersabda:
> "Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian."
Lalu beliau berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk ikut berpuasa.
(HR. Bukhari No. 2004 dan Muslim No. 1130)
Pada tahun berikutnya, Rasulullah SAW juga berkeinginan untuk menambah puasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) agar berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi.
Beliau bersabda:
> "Jika aku masih hidup sampai tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan."
(HR. Muslim No. 1134)
Karena itu, para ulama menganjurkan berpuasa pada 9 dan 10 Muharram, atau jika tidak memungkinkan, cukup berpuasa pada tanggal 10 Muharram.
Keutamaan Puasa Asyura
1. Menghapus Dosa-Dosa Kecil Selama Setahun yang Lalu
Keutamaan terbesar puasa Asyura dijelaskan langsung oleh Rasulullah SAW.
Beliau bersabda:
> "Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa-dosa setahun yang telah berlalu."
(HR. Muslim No. 1162)
Hadis ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya. Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah penghapusan dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar tetap memerlukan taubat yang tulus dan sungguh-sungguh.
2. Meneladani Sunnah Rasulullah SAW
Melaksanakan puasa Asyura merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan mengikuti sunnah beliau. Setiap sunnah yang dihidupkan akan menjadi jalan meraih pahala serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Wujud Syukur kepada Allah SWT
Puasa Asyura mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan pertolongan Allah. Sebagaimana Nabi Musa AS bersyukur atas keselamatan yang Allah berikan, umat Islam pun diajak memperbanyak rasa syukur melalui ibadah.
4. Menghidupkan Bulan Muharram dengan Amal Saleh
Rasulullah SAW bersabda:
> "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram."
(HR. Muslim No. 1163)
Hadis ini menunjukkan bahwa Muharram adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah.
Amalan yang Dianjurkan Selain Puasa
Selain berpuasa, Sobat Almarhamah juga dianjurkan memperbanyak amal kebaikan di bulan Muharram, seperti:
Memperbanyak sedekah.
Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an.
Memperbanyak dzikir dan istighfar.
Mempererat silaturahmi.
Membantu fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang membutuhkan.
Karena setiap amal saleh yang dilakukan pada bulan yang mulia akan menjadi ladang pahala yang sangat berharga di sisi Allah SWT.
Mari Tebar Kebaikan Bersama Almarhamah
Sobat Almarhamah, Muharram bukan hanya momentum untuk memperbanyak ibadah secara pribadi, tetapi juga kesempatan menghadirkan manfaat bagi sesama. Mari jadikan bulan yang penuh keberkahan ini sebagai awal untuk memperbanyak sedekah, berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, dhuafa, lansia, serta saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Melalui berbagai program kebaikan Almarhamah Indonesia, setiap amanah yang Sobat titipkan insyaAllah akan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan Muharram menjadi sebab datangnya keberkahan, diampuni dosa-dosa kita, dilapangkan rezeki, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Mari berkolaborasi bersama Almarhamah, menebar manfaat dan menghadirkan lebih banyak senyum di bulan Muharram. Karena sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan hari ini, insyaAllah akan menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak.













