
almarhamahindonesia.com - Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama PNM Cabang Tarakan ditutup dengan momen kepulangan yang meninggalkan kesan bagi santri dan anak yatim binaan Almarhamah. Usai mengikuti rangkaian acara mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, santunan, foto bersama hingga tausyiah dan doa, anak-anak kembali diantar ke Almarhamah oleh PNM dengan hati yang senang dan membawa cerita dari kebersamaan yang mereka jalani sepanjang hari.
Sejak tiba di Kantor PNM Cabang Tarakan, anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias. Acara diawali pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan Fayyaasy Mubarok selaku perwakilan Almarhamah.
Kegiatan berlanjut dengan sambutan dari pimpinan PNM Cabang Tarakan. Setelah itu, prosesi santunan menjadi salah satu momen yang dinantikan anak-anak. Kebersamaan kemudian diabadikan melalui sesi foto bersama antara anak-anak, pimpinan, dan seluruh karyawan PNM Cabang Tarakan.
Suasana semakin khidmat ketika tausyiah Maulid Nabi disampaikan sebagai bagian utama peringatan. Anak-anak mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai sebelum acara ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Fayyaasy Mubarok.
Namun, setelah seluruh rangkaian selesai, ada satu momen yang tak kalah berarti, yaitu perjalanan pulang menuju Almarhamah. Anak-anak meninggalkan lokasi kegiatan dengan suasana hati yang ceria. Kebersamaan yang mereka rasakan sejak berangkat hingga acara berakhir menjadi bagian dari pengalaman yang mereka bawa kembali.
Perjalanan pulang juga menjadi penutup yang hangat bagi kegiatan tersebut. Pihak PNM mengantar langsung santri dan anak yatim binaan Almarhamah hingga kembali ke tempat mereka semula. Hal sederhana ini menjadi bagian dari perhatian yang melengkapi seluruh rangkaian undangan Maulid Nabi.
Perwakilan Almarhamah, Riska Rahimawati, menyampaikan apresiasi atas perhatian PNM Cabang Tarakan yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi sekaligus merasakan kebersamaan bersama keluarga besar PNM.
“Kami bersyukur anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan bahagia. Bukan hanya santunan, tetapi juga kebersamaan dan pengalaman yang mereka bawa pulang menjadi bagian yang berarti,” ujarnya.
Kepulangan anak-anak menjadi tanda berakhirnya satu agenda, sekaligus menyisakan harapan agar hubungan baik antara PNM Cabang Tarakan dan Almarhamah dapat terus tumbuh melalui berbagai kegiatan sosial lainnya.
Almarhamah percaya bahwa kolaborasi dapat dimulai dari satu kegiatan sederhana dan berkembang menjadi gerakan kebaikan yang lebih luas. Karena itu, Almarhamah membuka ruang bagi perusahaan, lembaga, komunitas, sekolah, dan berbagai pihak untuk bersama menghadirkan lebih banyak pengalaman baik serta manfaat nyata bagi anak-anak dan masyarakat binaan.












