
almarhamhindonesia.com — Yayasan Almarhamah menggelar Ramadan Camp pada Sabtu–Ahad, 7–8 Maret 2026, di lingkungan Yayasan Almarhamah. Kegiatan ini diikuti oleh santri dan anak yatim binaan sebagai bagian dari program pembinaan Ramadan yang mengintegrasikan ibadah, pembentukan karakter, serta aktivitas kebersamaan.
Kegiatan dimulai pada Sabtu sore pukul 16.30 WITA dengan registrasi, dilanjutkan pembukaan dan perkenalan. Suasana keakraban langsung terasa melalui sesi ice breaking yang membangun semangat dan antusiasme seluruh peserta.
Penampilan yel yel dari kelompok pertama
Rangkaian acara kemudian diisi dengan permainan estafet bola pingpong yang melatih fokus dan kerja sama tim. Menjelang waktu berbuka, kegiatan diarahkan pada murojaah singkat untuk menjaga nuansa Ramadan tetap khusyuk.
Saat waktu berbuka tiba, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum menyantap hidangan berbuka. Kegiatan dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah, makan malam, serta sholat Isya dan Tarawih secara bersama-sama.
Malam harinya, peserta menonton film bersama hingga pukul 22.00 WITA sebelum beristirahat. Pada pukul 03.30 WITA, santri dan anak yatim dibangunkan untuk mengikuti sesi muhasabah (renungan malam) yang menjadi momen refleksi diri. Setelah itu, dilaksanakan sholat Witir, sahur bersama, serta sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an.
Pembagian kelompok games petualangan di taman berlabuh
Ahad pagi diisi dengan kegiatan membersihkan tempat tidur masing-masing sebagai bagian dari pembiasaan tanggung jawab. Peserta kemudian bersiap menuju Taman Berlabuh untuk jalan santai dan permainan petualangan yang dirancang untuk memperkuat kebersamaan dan ketahanan fisik.
Setelah kembali ke yayasan, kegiatan dilanjutkan di mushollah dengan game estafet sarung antara kelompok laki-laki dan perempuan. Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai rangkaian penutup kegiatan.
Perwakilan Almarhamah, fayyaasy Mubarok, menyampaikan bahwa Ramadan Camp menjadi ruang pembinaan yang menyeluruh bagi santri dan anak yatim binaan.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, dan kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi pesan dan kesan, pembagian bingkisan, serta foto bersama. Melalui Ramadan Camp ini, Yayasan Almarhamah berharap nilai-nilai kedisiplinan, ukhuwah, dan semangat ibadah yang tumbuh selama dua hari tersebut dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari para santri dan anak yatim binaan.
















