
oleh Redaksi.
Tahu-tahu sudah 2026 saja.
Rasanya baru kemarin kita sibuk menyusun rencana, eh, sekarang sudah berganti tahun lagi. Waktu memang sejahat itu, dia berlari kencang tanpa peduli kita sudah siap atau belum.
Untuk tahun ini, rasanya kita tidak butuh resolusi yang muluk-muluk. Tidak perlu daftar panjang yang bikin pusing sendiri. Cukup dua hal sederhana, tapi sering kali luput kita kerjakan: Lebih Dekat dan Lebih Bermanfaat.
Lebih Dekat. Ini bukan soal jarak fisik. Hari ini, teknologi membuat yang jauh jadi dekat, tapi sialnya, sering membuat yang dekat jadi terasa jauh. Kita bisa tertawa melihat layar HP berjam-jam, tapi lupa kapan terakhir kali benar-benar menatap mata Ibu saat bicara. Kita punya ribuan teman di dunia maya, tapi merasa kesepian saat sendirian di kamar.
Tahun 2026, ayolah "pulang". Pulang mendekat kepada Sang Pemilik Hidup. Perbaiki sujud kita yang mungkin selama ini terburu-buru. Pulang mendekat kepada keluarga. Letakkan gawai itu sebentar. Mengobrollah. Karena sungguh, momen kebersamaan itu ada masa kedaluwarsanya. Jangan sampai kita menyesal saat kursi di ruang makan itu sudah kosong.
Lebih Bermanfaat. Hidup ini sejatinya bukan tentang seberapa banyak yang berhasil kita kumpulkan. Bukan soal seberapa keren feed media sosial kita, atau seberapa banyak followers yang memuja.
Hidup adalah tentang seberapa banyak yang bisa kita beri. Kalau kita cuma hidup untuk diri sendiri, lantas apa bedanya kita dengan sebatang pohon pisang? Pohon pisang saja punya jantung, punya buah, bermanfaat.
Maka di tahun 2026, berjanjilah untuk jadi lebih berguna. Tidak perlu menunggu kaya raya untuk membantu. Tidak perlu menunggu jadi pejabat untuk peduli. Lakukan hal kecil. Berbagi ilmu, berbagi tenaga, atau sekadar berbagi senyum tulus pada orang yang sedang lelah.
Jadilah manusia yang kehadirannya dinanti, dan kepergiannya dirindukan. Bukan sebaliknya, datang tidak ngenapin, pergi tidak ngurangin.
Semoga kita menjadi pribadi yang lebih "hidup", bukan sekadar numpang bernapas. (*














