
Bagaimana jika situasi darurat terjadi di sekitar lansia? Pengetahuan tentang pertolongan pertama menjadi bekal penting yang perlu dikenali sejak dini. Inilah yang diangkat dalam pertemuan ke-6 Sekolah Lansia NURANI S1 Angkatan Pertama di Almarhamah, Sabtu, 10 Oktober 2026, dengan menghadirkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan melalui Ibu Eva Marwah Lestari, S.Pd., Kepala Markas PMI Kota Tarakan.
Kehadiran PMI Kota Tarakan menjadi bagian penting dalam memperluas wawasan lansia melalui edukasi bertema “Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat.” Materi ini mengangkat topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama pentingnya mengenali situasi darurat dan memahami pertolongan pertama sebagai pengetahuan dasar yang bermanfaat.
Sekolah Lansia NURANI tidak hanya menjadi ruang belajar bagi lansia, tetapi juga membuka kesempatan bagi berbagai lembaga untuk berbagi pengetahuan sesuai bidangnya. Kehadiran PMI Kota Tarakan mempertemukan pendidikan lansia dengan wawasan kemanusiaan, sehingga pembelajaran yang dihadirkan semakin beragam dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Melalui pertemuan ini, Almarhamah terus mendorong hadirnya kegiatan edukatif yang memberikan nilai tambah bagi lansia binaan. Pengetahuan mengenai kondisi darurat diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kewaspadaan dalam keseharian, sekaligus mengingatkan pentingnya memahami langkah pertolongan yang tepat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan.
Kolaborasi dengan PMI Kota Tarakan juga menunjukkan bahwa pemberdayaan lansia dapat dilakukan melalui kerja sama lintas lembaga. Setiap pihak memiliki keahlian dan pengalaman yang dapat dibagikan untuk mendukung proses belajar, memperluas wawasan, serta menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kebutuhan lansia.
Almarhamah mengajak instansi pemerintah, lembaga kemanusiaan, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia usaha untuk turut berkolaborasi dalam menghadirkan program edukasi serta pemberdayaan lansia. Bersama-sama, kita dapat membangun ruang belajar yang bermanfaat agar lansia tetap aktif, berdaya, dan memiliki kesempatan untuk terus memperoleh pengetahuan baru di setiap tahap kehidupan.










