
Siapa sih sebenarnya yang wajib berqurban? 🤔
Pertanyaan ini sering muncul setiap menjelang Idul Adha. Banyak yang ingin ikut berqurban, tapi masih ragu… “Saya sudah termasuk yang wajib belum ya?”
Sobat Almarhamah, dalam Islam, hukum qurban itu bukan wajib untuk semua orang, tapi masuk kategori sunnah muakkadah—ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan, menurut sebagian ulama, qurban bisa menjadi wajib bagi mereka yang mampu dan tidak dalam kondisi kesulitan.
Lalu, siapa saja yang termasuk “mampu” itu?
Sederhananya, seseorang dianjurkan berqurban jika:
Memiliki harta yang cukup, setelah kebutuhan pokoknya terpenuhi
Tidak sedang dalam kondisi kesulitan ekonomi
Mampu membeli hewan qurban tanpa harus berhutang
Artinya, qurban bukan tentang siapa yang paling kaya, tapi tentang siapa yang Allah lapangkan rezekinya 🤍
Sobat Almarhamah, seringkali kita berpikir harus menunggu “benar-benar mampu” untuk berqurban. Padahal, bisa jadi justru dengan berqurban, Allah semakin melapangkan jalan rezeki kita. Karena qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi bentuk ketaatan, keikhlasan, dan rasa syukur atas nikmat yang sudah diberikan.
Dan satu hal yang tak kalah penting… qurban juga tentang berbagi. Daging yang kita berikan bisa jadi kebahagiaan besar bagi saudara-saudara dhuafa yang jarang merasakan makanan layak
Kalau saat ini belum memungkinkan untuk berqurban secara penuh, Sobat Almarhamah tetap bisa ambil bagian dalam kebaikan ini. Salah satunya melalui program sedekah daging—cara sederhana tapi penuh makna untuk ikut berbagi di momen Idul Adha nanti.
Yuk, sama-sama hadirkan kebahagiaan untuk mereka yang membutuhkan 🤍
Klik link berikut untuk lihat detail program dan cara kolaborasinya:














