5 Oktober 2026 5:09 am

Waktu Tak BIsa Kembali! KISAH Bahas Penyesalan Kematian

Waktu Tak BIsa Kembali! KISAH Bahas Penyesalan Kematian
almarhamahindonesia.com - Bayangkan seseorang yang telah meninggalkan dunia, lalu diberi kesempatan untuk kembali. Apa yang ingin dilakukannya? Pertanyaan reflektif itu menjadi salah satu pintu pembahasan dalam KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah) yang digelar di Almarhamah pada Ahad, 4 Oktober 2026. Setelah shalat Subuh berjamaah, jamaah mengikuti kajian bersama Ustadz Abu Salman, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Kaltara, dengan materi yang mengajak jamaah merenungi penyesalan orang yang telah meninggal, keinginan untuk kembali ke dunia demi beribadah, makna agama sebagai nasihat, serta pembahasan tentang hidayah.

Kajian dibuka setelah pelaksanaan shalat Subuh berjamaah. Jamaah kemudian menyimak penyampaian materi yang diarahkan pada refleksi kehidupan dan pentingnya memanfaatkan kesempatan selama masih hidup.

Ustadz Abu Salman, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Kaltara
Ustadz Abu Salman, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Kaltara
Salah satu pembahasan yang menjadi sorotan adalah penyesalan orang yang sudah meninggal. Materi mengajak jamaah melihat kembali bahwa setelah kehidupan berakhir, muncul keinginan untuk kembali ke dunia agar dapat beribadah. Pesan tersebut menjadi pengingat agar kesempatan berbuat baik tidak ditunda.

Pembahasan berikutnya mengarah pada makna agama sebagai nasihat. Jamaah diajak melihat agama bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai nasihat yang mengarahkan kehidupan dan menjadi pengingat dalam menjalani keseharian.

Kajian kemudian menyentuh tema hidayah. Dalam penyampaiannya, Ustadz Abu Salman menjelaskan bahwa hidayah memiliki dua bentuk. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari materi yang disampaikan kepada jamaah agar mereka lebih memahami bagaimana hidayah dipandang dalam kehidupan beragama.

Penyampaian materi berlangsung sebagai ruang renungan bagi jamaah. Berbagai poin yang dibahas mengajak setiap orang melihat kembali bagaimana waktu, kesempatan beribadah, dan nasihat agama seharusnya direspons selama masih memiliki kesempatan.

Para jamaah fokus mendengarkan materi kajian yang disampaikan
Para jamaah fokus mendengarkan materi kajian yang disampaikan
Setelah materi selesai, kegiatan berlanjut ke sesi tanya jawab. Sejumlah jamaah menyampaikan pertanyaan kepada pemateri, kemudian mendapatkan jawaban dan penjelasan secara langsung.

Sesi tersebut membuat kajian berlangsung lebih interaktif. Pertanyaan dari jamaah menjadi ruang untuk memperdalam pembahasan sekaligus menghubungkan materi yang disampaikan dengan hal-hal yang ingin mereka pahami lebih lanjut.

Perwakilan Almarhamah, Yusuf Surya, menyampaikan bahwa tema kajian diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi jamaah untuk semakin menghargai kesempatan hidup dan memperbaiki kualitas ibadah.

“Selagi masih diberi kesempatan hidup, jangan menunggu sampai datang penyesalan. Waktu yang ada menjadi kesempatan untuk terus memperbaiki diri dan beribadah,” ujar Yusuf Surya.

Kajian KISAH kemudian ditutup dengan foto bersama. Momen tersebut menjadi dokumentasi dari pertemuan yang menggabungkan ibadah, kajian, dialog, dan refleksi dalam satu rangkaian kegiatan.

Materi yang disampaikan dalam KISAH kali ini meninggalkan satu pesan penting: kesempatan hidup adalah ruang untuk beramal yang tidak datang dua kali. Penyesalan setelah kematian tidak mengubah masa lalu, tetapi refleksi hari ini masih bisa mengubah langkah berikutnya.

Almarhamah terus membuka ruang kolaborasi bersama masjid, lembaga dakwah, komunitas, kampus, sekolah, dan berbagai pihak untuk menghadirkan ruang pembinaan keagamaan yang bermanfaat dan terbuka bagi masyarakat.
Blog Post Lainnya
Cari
KATEGORI
Terbaru
-
Tidak Tersedia
Wakaf Setara Kopi
-
Tidak Tersedia
Pesantren Lansia
-
Tidak Tersedia
Wakaf Sumur
-
Tidak Tersedia
Sedekah Beras
-
Tidak Tersedia
Fidyah
-
Tidak Tersedia
Patungan Ambulans
-
Tidak Tersedia
Sedekah Asrama Lansia
`Lihat Lagi
-
Tentang Kami
Yayasan Almarhamah adalah lembaga filantropi yang berada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Bergerak di bidang sosial, dakwah, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan dan pemberdayaan.

Alamat
almarhamahindonesia@gmail.com
Almarhamah Indonesia, Jl. Yos Sudarso, Jembatan Besi RT. 11 No. 60 Tarakan - Kalimantan Utara
Media Sosial
Izin Legalitas
Akte Notaris No. 05 Notaris Reza Ramadona, S.H.,M.Kn Tanggal 24 November 2022

SK Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa
No. Reg 067/SK/MPZ-DD/IV/2023 untuk MITRA PENGELOLA ZAKAT ALMARHAMAH



almarhamahindonesia.Inc