
almarhamahindonesia.com — Program KISAH (Kajian Subuh Bahagia Almarhamah) kembali digelar pada Ahad pagi, 7 Juni 2026, di lingkungan Almarhamah. Kegiatan yang diikuti oleh lansia, ibu-ibu, dan santri binaan ini menghadirkan kajian bertema “Ketenangan Berawal dari Hati yang Bersih” yang disampaikan oleh Ustadzah Mira dari Tim Pendidikan Almarhamah.
Menariknya, para jamaah telah berdatangan sejak sebelum adzan Subuh berkumandang. Kehadiran mereka sejak dini hari menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengikuti majelis ilmu yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan tersebut.
Setelah melaksanakan sholat Subuh berjamaah, kegiatan KISAH langsung dimulai. Suasana majelis berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan jamaah yang duduk bersama menyimak materi yang disampaikan.
Ustadzah Mira (Tim Pendidikan Almarhamah)
Dalam kajiannya, Ustadzah Mira menjelaskan bahwa ketenangan hidup tidak selalu bergantung pada kondisi di luar diri seseorang, tetapi berawal dari kebersihan hati. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh jamaah, termasuk para lansia.
Beberapa kali jamaah tampak menganggukkan kepala sebagai tanda memahami materi yang disampaikan. Pembahasan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat kajian terasa lebih hidup dan mudah diterapkan dalam aktivitas keseharian.
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah tanya jawab. Banyak lansia dan ibu-ibu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan seputar kehidupan, ibadah, serta cara menjaga hati agar tetap tenang dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Kadang yang membuat hati tidak tenang bukan masalahnya, tetapi cara kita menyikapi masalah tersebut. Karena itu hati perlu terus dibersihkan dengan dzikir, doa, dan memperbaiki hubungan dengan Allah,” ujar Ustadzah Mira dalam salah satu penyampaiannya.
Setelah kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh jamaah. Suasana kebersamaan dan keakraban terlihat jelas saat para peserta berkumpul dan mengabadikan momen tersebut.
Jamaah mengambil family support satu persatu
Sebagai penutup, Almarhamah menyalurkan Family Support dan Nasi Berkah kepada seluruh jamaah yang hadir. Paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok tersebut dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Para lansia dan ibu-ibu tampak senang menerima paket yang diberikan dan membawanya pulang dengan penuh rasa syukur.
Perwakilan Almarhamah, Yusuf Surya, menyampaikan bahwa KISAH tidak hanya menjadi ruang belajar agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat binaan.
Melalui program ini, Almarhamah berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pembinaan spiritual sekaligus dukungan sosial yang berkelanjutan. Almarhamah juga membuka peluang kolaborasi bagi berbagai pihak yang ingin bersama-sama menghadirkan program dakwah, sosial, pendidikan, dan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
















