
almarhamahindonesia.com — Semangat masyarakat untuk menimba ilmu agama melalui Kajian Subuh Bahagia Almarhamah (KISAH) terus menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat pada pelaksanaan program rutin bulanan yang digelar Ahad (2/8/2026) di Yayasan Almarhamah Indonesia. Kajian yang menghadirkan Ustadz Dr. Fahmi Syam, B.IRKH (Hons)., M.E.I., Sekretaris MUI Kota Tarakan, Dosen Universitas Borneo Tarakan, sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren DDI Babussalam Tarakan, dihadiri semakin banyak jamaah, khususnya ibu-ibu dan para lansia yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak pagi.
Ustadz Dr. Fahmi Syam menyamaikan materi dengan gaya santai dan inspiratif
Mengangkat tema pentingnya menjaga lisan dan menjauhi kebiasaan bergosip, Ustadz Dr. Fahmi Syam menyampaikan materi dengan gaya yang santai, komunikatif, serta diselingi kisah-kisah inspiratif yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penyampaian yang penuh humor membuat suasana kajian terasa hangat. Sesekali tawa jamaah terdengar ketika beliau menyampaikan ilustrasi yang mengandung hikmah, sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan membekas di hati.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. Fahmi Syam mengingatkan bahwa lisan merupakan amanah yang harus dijaga karena setiap ucapan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
"Sering kali dosa terbesar bukan berasal dari tangan atau kaki, tetapi dari lisan yang tidak dijaga. Karena itu, biasakan berkata yang baik atau memilih diam jika tidak membawa manfaat," pesan Ustadz Dr. Fahmi Syam kepada jamaah.
Para lansia dan ibu ibu jamaah fokus menyimak materi yang di sampaikan
Perwakilan Yayasan Almarhamah Indonesia, Yusuf Surya, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti Kajian Subuh Bahagia Almarhamah. Menurutnya, hal ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kajian-kajian yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap KISAH tidak hanya menjadi tempat menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan pembinaan akhlak bagi masyarakat. Semoga setiap materi yang disampaikan dapat diamalkan sehingga membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Setelah kajian selesai, kebersamaan dilanjutkan dengan penyaluran Nasi Berkah dan Family Support kepada jamaah. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian Yayasan Almarhamah Indonesia agar manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan melalui ilmu yang diperoleh, tetapi juga melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.
Melalui program Kajian Subuh Bahagia Almarhamah, Yayasan Almarhamah Indonesia terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keislaman yang mudah dipahami, menyejukkan hati, dan mampu membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
Yayasan Almarhamah Indonesia mengajak pemerintah, perusahaan, komunitas, masjid, dan masyarakat luas untuk berkolaborasi menghadirkan lebih banyak program dakwah, pendidikan, dan sosial yang bermanfaat. Bersama Almarhamah Indonesia, mari sebarkan ilmu, kepedulian, dan keberkahan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, baik untuk kehidupan di dunia maupun sebagai bekal di akhirat.















